UAS Prep

Modul 1

Dua Cara Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris

Bahasa Inggris (MKDI4201), buku MKWI420102 Bahasa Inggris Edisi 2

Teori

Diringkas dari modul dan difokuskan pada hal yang ditanyakan di Tes Formatif. Bagian yang distabilo paling sering keluar.

Kegiatan Belajar 1, hal. 1.4–1.13

Bahasa Tidak Formal / Kasual

Hakikat & sifat bahasa kasual
  • Bahasa yang dipakai dalam situasi tidak formal, lisan maupun tulisan (ngobrol dengan teman/keluarga, pesan singkat, kartu pos, blog, Twitter, status media sosial).
  • Sifatnya spontan/impulsif, langsung, personal, improvisasi (tidak dipersiapkan), lebih sederhana dan pendek sehingga hemat waktu.
  • Menunjukkan kedekatan dan keaslian (closeness & genuineness) sehingga pendengar merasa nyaman. Ini fungsi bahasa KASUAL, bukan formal (jebakan TF1 no. 2).
Fungsi bahasa formal (pembanding)
  • Menjaga suasana/kesan resmi acara (sustains the atmosphere of the occasion).
  • Memenuhi tuntutan dunia kerja dan akademik.
  • Menunjukkan profesionalisme dan kemampuan merespons secara lisan maupun tulisan.
  • Lebih terjaga dan sopan, mengikuti aturan grammar standar, kalimat lebih panjang dan kompleks; menghindari slang, kontraksi, dan colloquialism.
Lima ciri bahasa kasual
CiriContoh
Penyingkatan / contractiondo + not → don't, doesn't, won't, I would've
SlangBreak a leg = good luck (AmE); Chuffed = pleased (BrE); frenemies
Singkatan / abbreviationASAP = as soon as possible; BRB, IMO, IDK, HBU
Klise / clichéOnly time will tell; As brave as a lion; Read between the lines
Colloquialismgonna, wanna (lebih cocok lisan daripada tulisan)
Contoh klise menurut kategori
KliseMakna
Only time will tell (waktu)to become clear over time
At the speed of light (waktu)to do something very quickly
Lost track of time (waktu)to stop paying attention to time
As clever as a fox (orang)a very clever person
A diamond in the rough (orang)someone with a brilliant future
Frightened to death (perasaan)to be too frightened
Every cloud has a silver lining (perasaan)every problem has something good in it
Pentingnya percakapan kasual
  • Memecah kesunyian/kecanggungan antarpendengar (minimizes awkward silence). Jawaban TF1 no. 3.
  • Membuat pendengar nyaman dan membangun hubungan baik dalam pertemuan bisnis.
  • Menunjukkan sikap sopan dan antusias.
  • Menunjukkan ketertarikan pada topik/orang lain dengan mendengarkan pandangan mereka.
Topik aman vs topik yang dihindari
AmanHindari
Cuaca, hobiHal pribadi: agama, berat badan, usia
Hewan peliharaanStatus pernikahan, gaji
Makanan, minuman (mis. pizza terenak di kota)Isu kontroversial: perang, nikah beda agama, minoritas, rasisme
Enam cara memulai percakapan kasual
  • Pilih topik di luar hal pribadi dan isu kontroversial.
  • Ajukan pertanyaan terbuka (open-ended) agar lawan bicara mau bercerita.
  • Berikan pertanyaan yang mengundang dengan cara bersahabat.
  • Tetap bersikap positif saat merespons. Membicarakan orang lain secara negatif TIDAK termasuk (TF1 no. 5).
  • Beri orang lain ruang untuk terlibat.
  • Seimbangkan pertanyaan dan respons.

Kegiatan Belajar 2, hal. 1.14–1.22

Bahasa Formal dalam Bisnis

Kapan bahasa formal dipakai
  • Melamar pekerjaan, interview, surat bisnis, memo bisnis, laporan formal, rapat, seminar/konferensi, berbicara dengan atasan/manajer cabang.
  • Berbicara dengan teman dekat TIDAK butuh bahasa formal (TF2 no. 1).
  • Dalam pidato, bahasa formal dipakai untuk menunjukkan keahlian di bidang tersebut (show our expertise on the subject). Jawaban TF2 no. 2.
Tiga pembeda formal vs informal
  • Pilihan kata: kata formal lebih panjang, berasal dari Latin/Yunani. Kata informal lebih pendek, dari Anglo-Saxon, banyak phrasal verb (kata kerja + preposisi/adverb).
  • Tata bahasa: lihat aturan grammar formal di bawah.
  • Nada: informal terasa personal dan akrab, formal terasa kaku. Poin nada hanya berlaku untuk komunikasi lisan.
Aturan grammar bahasa formal
AturanContoh informal → formal
Hindari kontraksiShe's → She has; I'd → I would; won't → will not
Hindari elipsis (penghilangan kata)Lots to tell you → We have a lot of things to tell you
Hindari kata ganti orang pertama (pakai pasif)We feel that the target is unrealistic → It is felt that the target is unrealistic
Pakai whom di klausa relatifThe secretary whom I talked to yesterday…
Pakai modal verb yang lebih formalCan I…? → May I…? / Could I have my bill?
Pasangan kata informal → formal (sering keluar)
InformalFormal
make upfabricate
stand forrepresent
blow upexplode
seemappear
keepretain
letpermit
showdemonstrate
do / completecarry out
givehand in
set upestablish
point outindicate
leave outomit
find outdiscover
start / begincommence
tryendeavour
end / stopterminate
in the endfinally
totallycompletely
show up / comearrive
Standar tulisan formal
  • Ejaan tepat: tonight, bukan tonite; because, bukan bc.
  • Tanda baca tepat: tulis and, bukan &. Emotikon tidak boleh.
  • Hindari klise: Never a dull moment, Writing on the wall, Calm before the storm.
  • Jangan buka kalimat dengan and/but. Pakai kata keterangan transisi: furthermore, moreover, additionally, instead, thus, nevertheless.
  • Hi/Hello → Dear Sir/Madam; Just wanted to let you know → I am writing to inform you…
Dua faktor penentu penggunaan bahasa formal
  • Strata sosial antarpembicara: pakai bahasa formal ke orang yang belum dikenal atau berstatus lebih tinggi (manajer, dokter, pemuka agama). Good morning lebih sopan dari Hello; Pleased to meet you / It is nice to meet you untuk pertemuan pertama; It is nice to see you again untuk pertemuan berikutnya. Good evening = salam datang, good night = salam pamit.
  • Karakteristik topik: topik serius/sensitif (interview kerja, rapat dengan atasan, surat bisnis) menuntut bahasa formal.

Latihan soal

Isi lingkaran jawaban seperti di lembar jawaban ujian. Kunci dan pembahasan baru muncul setelah semua soal dijawab dan kamu menekan Cek jawaban. Jawaban tersimpan di browser ini.

5 soal asli dari modul, menguji KB 1.

Terjawab0 dari 5
x
  1. 1.

    Which one is the characteristic of casual language?

  2. 2.

    The followings are the functions of formal language, EXCEPT ...

  3. 3.

    Why are casual conversations and talks important?

  4. 4.

    Which one is the most appropriate topic for casual conversations and talks?

  5. 5.

    The followings are the ways to establish casual conversations and talk, EXCEPT ...

Jawab 5 soal lagi untuk bisa cek jawaban.